Bikin Gemas! Pao Karakter & Rollcake Batik Buatan Mahasiswa Pastry


Bikin Gemas! Pao Karakter & Rollcake Batik Buatan Mahasiswa Pastry





Selasa pagi (12/11) lalu, mahasiswa Pastry sedang membuat kue manis yang menggemaskan di kampus Trestelle, Manyar, Surabaya. Pao Karakter dan Rollcake Batik, dibuat oleh mereka secara perorangan. Tantangan pun tak luput dari perkuliahan ini, karena mereka dituntut untuk bisa berkreasi. 






Kampus yang kini terakreditasi A, tiap materi perkuliahan praktinya akan selalu berbeda dan pastinya tingkat kesulitannya pula. materi Pao Karakter dan Rollcake Batik merupakan sekelumit materi perkuliahan Pastry yang butuh ketelatenan dan imajinasi tinggi dari mahasiswanya.





Dua resep yang dipraktik tersebut memiliki perpedaan satu sama lainnya, dari teknik pembuatan, bahan hingga proses pembentukkannya. Dosen pengajar, Chef Fitri, memberikan resep secara acak kepada mereka. sehingga satu resep akan ditanggung jawab oleh satu mahasiswanya. 









Edsel, mahasiswa kelahiran Semarang ini, membuat Pao Karakter bentuk animasi Angry Bird. Ia bersama Chef Fitri mengulei adonan dengan menambahkan sedikit pewarna makanan. Kemudian satu per satu bagian Pao dibentuk mulai dari mata, mulut, alis dan rambutnya. Sebisa mungkin ia membentuk pao tersebut berwajah burung yang sedang marah layaknya karakter yang ditiru. 











Kemudian diletakan di atas kertas anti lengket dan dikukus dalam panci pengukus selama 15 menit hingga matang. Selain Angry Bird, teman sekelasnya membuat karakter lainnya pula seperti kura-kura, beruang dan panda. 







Berbeda lagi pembuatan Rollcake Batik, cake ini perlu ketelatenan cukup tinggi karena mahasiswa harus membuat coraknya terlebih dahulu. Alas roti yang sudah digambar, kemudian disemprotkan dengan bermacam-macam warna adonan hinggaseperti corak batik. Barulah adonan dasar dituang hingga penuh dan merata. 












Rollcake Batik yang dibuat merupakan rollcake panggang namun teksturnya tetap lembut dan empuk. Karya mereka ini sungguh seperti produk yang sudah layak jual karena ‘sangking’ rapih dan telatennya. *Slv

Komentar