Chincken Tandoori, Kelezatan Masakan Dengan Teknik Memanggang Khas India


Chincken Tandoori, Kelezatan Masakan Dengan Teknik Memanggang Khas India


 

Chicken Tandoori merupakan salah satu masakan khas India yang populer dengan rasanya yang kuat, beraroma dan berwarna kemerahan. Satu lagi, masakan ini memiliki ciri khusus seperti namanya ‘Tandoori’.




Tandoori sendiri adalah cara memasak bahan makanandengan cara melumuri bumbu sampai meresap ke dalam bahan dan kemudian dipanggang dalam oven temperatur yang sangat panas atau mencapai 300oC.






Karna keunikan teknik memasaknya, mahasiswa Kuliner Tristar Institute juga diajarkan pula oleh dosen Porfesional dibidangnya. Kamis, 18 Juli 2019, Untuk pertama kalinya, mereka melihat dan membuat hidangan khas india ini. Pada awal praktik, Chef Ari, dosen pengajar Kulier, memberikan bahan utamanya yakni ayam yang masih keadaan utuh. Dan kemudian beberapa mahasiswanya memotong sesuai bagian yang diinginkan.





Lalu mahasiswa lainnya menyiapkan bahan-bahan untuk lumuran potongan ayam tadi. Biasanya untuk lumuran ayam menggunakan bahan rempah bawang putih, lada, garam atau jika ala Indonesia menggunakan ketumbar, kunyit, lengkuas, dedaunan aroma terapi. Akan tetapi Chicken Tandoori ini dilumuri dengan dominan Yoghurt lalu ditambahkan dengan bubuk paprika merah, lada, garam dan rempah-rempah khas lainnya. 
Setelah direndam dengan bahan lumuran selama 10-15 menit lamanya, saat nya mereka menyipakan loyang pemanggang untuk memanggang ayam tersebut. Panas api yang digunakan yakni api panas dan bawah oven pemanggang. Mereka harus bersabar untuk mematangkannya Karena waktu yang digunakan cukuplah lama yaitu 1 jam lamanya.






“Selagi menunggu, kalian bisa menyiapkan irisan bawang Bombay lalu di sauté sebentar dengan api besar. juga bisa ditaburi pula dengan Coriander Leave yang dicincang untuk hiasanya” jelas Chef Ari pada mahasiswanya yang sedang menunggu produk olahanya.




Salah satu mahasiswapun segera menyiapkan pula nasi sebagai pendampingnya. Tapi nasi yang disiapkan bukan nasi biasa melainkan Butter Rice. Nasi yang sudah matang dan ketika uap panasnya masih mengebul, ditamabahkan dengan mentega agar cita rasa nasi menjadi bertambah. *Slv

Komentar