Pembelajaran Foodpreneur Mahasiswa Advance Di Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya



Pembelajaran Foodpreneur Mahasiswa Advance Di Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya



Senin 22 Januari 2018, mahasiswa advance belajar bagaimana menjadi wirausahawan makanan atau foodpreneur. mata perkuliahan ini menjelaskan tentang perencanaan berbisnis makanan mulai dari nama produk, harga jual hingga pangsa pasar. Mahasiswa terlebih dahulu mempelajari teori dasar tentang binis kepada dosen pengajar sebelum melaksanakan bisnis makanannya. 




“kalian harus tahu minat konsumen terhadap produk makanan yang akan dijual, survey pasar sangat penting agar nanti produk kalian dicari oleh pelanggan dalam jangka lama” terang chef Anas. Untuk pembelajaran mereka diberikan latihan untuk membuat produk apa saja yang cocok dijadikan produk jual. Cia dan Gaby, mahasiswa patiseri advance membuat pizza cone dan donat. 



Selama 3 Hari mereka membuat contoh produk yang unik dan menarik secara bergantian. Sehari setelah menerima teori, mereka membuat pizza cone. Produk yang sedang hits ini dibuat dari bahan seperti pizza lainnya yaitu macaroni, smoked beef, paprika merah dan hijau, keju mozzarella, parutan keju cheddar kemudian diberi saus khas pizza. Uniknya, pizza ini dibentuk meyerupai seperti cone es krim.



Selain itu mereka juga membuat produk yang tak kalah unik yaitu donat tape dan pisang. Tahap pembuatan donat dilakukan seperti membuat donat pada umumnya. Tetapi penambahan cairan dalam adonan ditambahkan sedikit karena bahan tambahannya sendiri sudah mengandung cairan cukup banyak. 



Adonan yang sudah kalis didiamkan beberapa menit hingga mengembang lalu tahap penimbangan dilakukan oleh mahasiswa patiseri advance dengan menggunakan timbangan digital. Dilanjutkan dengan membentuk adonan donat hingga proses penggorengan.





Kedua produk tersebut dibuat setengah matang yang kemudian dibekukan dalam freezer sebagai frozen food. Sebelumnya dikemas dalam plastik kedap udara agar tahan lama. “produk yang sudah dibekukan dapat bertahan lama hingga 1 bulan lebih walaupun tidak memakai bahan pengawet. Dengan catatan, tidak sering keluar masuk freezer” terang chef Anas.*Selv

Komentar